Surat Untuk Pahlawan Garda Terdepan Dalam Melawan Covid-19

“ Negeri kita menangis, semoga tidak dengan kalian ”




       Assalamualaikum Indonesia, negeri yang dikenal dengan sebutan tanah surga. Beraneka ragam suku dan budaya, beragam pula agama yang dianutnya tetapi tetap dalam satu naungan yaitu Bhineka tunggal ika. Ibu pertiwi selalu disanjung-sanjung, khalayak ramai dan tawa terpancar dari setiap sudut-sudut kota, Aku tak ingin ibu pertiwi-Ku terluka!. Hingga kini, semua berbeda setelah kedatangan tamu yang tak diinginkan bernama Covid-19.
       Disemua pelosok penjuru negeri kau datangi tanpa permisi, mendadak rasa gelisah dan khawatir selalu hadir. Sungguh kedatanganmu di negeriku ini, nyaris lebih cepat dari informasiku tentangmu. Aku, bahkan kebanyakan orang dipenjuru negeri ini risau dan marah kepadamu. Kau yang membuat segalanya tiba-tiba kacau, panik, ekonomi rontok, orang-orang menderita lalu meninggal. Dan payahnya, sampai sekarang aku tak tahu sampai kapan ini terus terjadi semakin hari semakin rumit. Saat ini, Aku tidak sedang ingin mengulik apakah kemunculanmu karena keserakahan kami sebagai manusia yang keliru memperlakukan alam tempat kami hidup . Apakah ini bentuk serangan balik, dendam, atau rasa tersinggung berbagai elemen negeri di bumi karena keserakahan kami, faktanya kau ada dan menyakiti insan manusia. Kalau ini jalanmu untuk memperingatkan manusia, Aku pikir peringatanmu sudah terlalu cukup, cukup untuk dihentikan. Tolong katakan ungkapkan itu dalam ekspresi yang lain, jangan lewat jalan kematian dan kesengsaraan, beristirahatlah, kembalilah kepada kelembutanmu sebagai bagian dari alam semesta.
        Negeriku berduka, perihal tangisan, bahkan hampir putus asa. Siapa yang bisa diandalkan sekarang? Kau ingin tahu? Yaa mereka adalah pahlawan GARDA terdepan dalam melawan Covid-19. Bakti nyata dan pengorbanan tulus terpancar dari kalian. Apa yang kalian rasa sekarang? marah, menangis, menjerit, atau akan lari dari semua tugas ini? “kalian tetap di rumah untuk kami, kami tetap bekerja untuk kalian”. Membaca seuntai pesan ini, menjadikan bukti bahwa kalian tidak akan meningalkan kami. Mungkin, aku dan mereka yang ada dipelosok negeri ini tidak bisa membantu secara nyata, tapi doa sepanjang sujud selalu ada untuk kalian. Teruntuk kalian yang tak ku kenal, percayalah kita bersaudara. Sekarang, berjihadlah kembali untuk negeri ini, apa yang telah terjadi sudah takdir dari ilahi. Jangan khawatir kita ada di belakang untuk selalu mendukung kalian, terlebih lagi doa yang selalu melangit. Hapus air mata, tersenyumlah, dan tetap bahagia saudara-Ku. Terima kasih, aku bangga dengan kalian, percayalah akan selalu ada cahaya diujung gelap. Dan jika hari itu tiba, aku ingin menjabat erat kalian satu persatu bukan sekedar mengucapan terima kasih. See you …
                                         

WA                  : 082192570984
Instragram       : thitynnengrum
Email               : thitynnengrum20@gmail.com.

Komentar

  1. 🤲 Lekas Membaik Bumiku,,

    BalasHapus
  2. Tetap semangat pejuang toga dan tetap semangat pejuang rindu
    #pba 17

    BalasHapus
  3. Tetap semangat pejuang toga dan tetap semangat pejuang rindu
    #pba 17

    BalasHapus
  4. Semoga wabah ini cepat berakhir.
    Amiiin

    BalasHapus
  5. jujur sedih rasanya abis baca. tapi itulah kenyataannya semoga bumiku, bumi kita lekas sembuh agar para pejuang kita segera istirahat.
    salam literasi I Like your writes

    BalasHapus
  6. semoga dengan adanya musibah ini, kita tidak akan lupa untuk selalu bersyukur, karena badai pasti berlalu :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Guru tanpa tanda jasa